Showing posts with label Sehat itu Harus. Show all posts
Showing posts with label Sehat itu Harus. Show all posts

2012/12/16

Kupas Tuntas Khasiat Kurma - Berdasarkan Al-Quran, As-Sunnah dan Tinjauan Medis Modern


     Kurma? Wah pasti antum sudah kenal semua, buah khas Timur tengah yang ngetop pas lagi bulan Ramadhan. Nah untuk mengetahui lebih jauh tentang kurma, ikuti artikel singkat berikut...

     Pohon kurma bernama latin Phoenix dactylifera termasuk family Palmae dan sering disebut Date Palm.  Mempunyai nama khas disetiap Negara : Perancis-daltier, Jerman-dattel, Italia-datteri atau dattero, Belanda-dadel, Portugis-Tamara dan di Timur tengah - Tamr (kurma kering) atau ruthab (kurma basah).

     Pohon ini dikembangkan terutama untuk diambil buahnya dan telah ditanam 8000 tahun yang lalu, terutama di Babilonia. Banyak ditemukan di padang pasir (kering) dan bisa mencapai tinggi 30-35 meter. Mulai berbunga setelah umur 6-16 tahun, ada dua jenis jantan dan betina dengan bentuk bunga lebih besar untuk yang berjenis jantan. Buah kurma berbentuk lonjong dengan ukuran 2-7.5 cm dengan warna yang bermacam-macamantara coklat gelap,kemerahan, kuning muda dan berbiji.




      Awal tahun 1950-an Irak menjadi produsen kurma terbesar di Dunia, mencapai 600.000 ton/tahun. Sedang di Saudi  tahun 1980 baru menghasilkan 500.000 ton/tahun, setelah disubsidi pemerintah dan dikembangkan dengan cara modern. Negara pengembang kurma yang lain adalah India, Algeria, Tunisaia, Mesir, Sudan, Iran, Spanyol, Jamaica dan California.

       Tumbuh baik di tanah berpasir, pasir padat ataupun liat. Dibutuhkan aerasi dan drainase yang baik dan ia dapat toleran dengan tanah yang memiliki kandungan senyawa alkali. Tumbuh pada temperatur 900F (32.20C) dan tidak sering terjadi hujan.

      Setelah 8-10 tahun pohon kurma dapat mulai berbuah, sampai umur 100 tahun!, biasanya produksi menurun tatkala mencapai umur 60-80 tahun. Biasanya pada umur 13 tahun, satu pohon mampu menghasilkan 60-80 kg.

1. KURMA DALAM AL QUR'AN

     Allah Subhanahu wa Ta'ala telah melebihkan kurma dari buah-buahan yang lain, Alloh Subhanahu wa Ta'ala  menyebutnya di 20 tempat yang berbeda di dalam Al-Qur'an dengan memakai lafadz pohon kurma : an - Nakhl,an-Nakhiil atau an-Nakhlah.
Anda dapat mempelajari sendiri di dalam Al-Qur'an di surat : Ar-Rahman: 11, Al-Qaf:10, Yaasiin: 67, Ar-Ra'du: 4, Maryam: 25-26 (Dalam menjelaskan ayat ini Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : ‘Tiada sesuatu yang lebih baik dari perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah'.), Maryam :23, Al-Baqarah: 266, Al-An'am: 99, Al-An'am: 141, An-Nahl: 11, An-Nahl: 67, Al-Isra': 91, Al-Kahfi:32, At-Taha: 71,Al-Mu'minun: 19, Yaasiin: 34, Qamar: 20, Ar-Rahman: 68, Al-Haaqah: 7 dan ‘Abasa: 29.

2. KURMA DALAM AS-SUNNAH

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sering menjelaskan manfaat kurma, antara lain :

1). Memakan 7 buah kurma dapat menangkal racun dan sihir.

      Dalam Shahih Buhari dan Muslim, diriwayatan oleh Saad bin Abi Waqash, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam  beliau bersabda "Barangsiapa mengkonsumsi kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun atau sihir".

      Ajwah merupakan salah satu jenis kurma yang berasal dari Madinah, dikenal sebagai kurma Hijaz yang terbaik dari seluruh jenisnya. Bentuknya bagus, padat dan agak keras, namun termasuk kurma yang paling lezat, harum dan empuk. Biasanya kalau anda survey ke pasar, dia memiliki harga yang paling tinggi diantara yang lain.

     Di sana tamr merupakan makanan pokok sebagaimana gandum bagi bangsa-bangsa lain. Beberapa kelebihan kurma antara lain:

- Termasuk jenis makanan, obat dan buah-buahan.
- Cocok dikonsumsi oleh hampir seluruh jenis tubuh manusia.
- Berguna untuk memperkuat suhu tubuh alami dan tidak menimbulkan reduksi timbunan ampas yang merusak di dalam tubuh.
- Mencegah pembusukan dan kerusakan makanan.

2). Kurma Ajwa berasal dari surga dan dapat mengobati racun.

Sebagaimana sabda Rosululloh Shallallahu 'Alaihi wa Sallam  : "Kurma ‘Ajwah itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun". HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shahih.

3). Kurma mencegah pemiliknya dari kelaparan.

‘Rumah yang tidak ada tamr (kurma kering) di dalamnya, akan membikin lapar penghuninya' (HR. Muslim no. 2046).
‘Rumah yang tidak ada tamr (kurma kering) di dalamnya, seperti rumah yang tidak ada makanan di dalamnya' (HR. Ibnu Majah no. 3328).

4). Rosulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam  memberikan contoh dengan kurma ketika memerintahkan umat ini untuk bersedekah.

     Dari Sahabat Adiy bin Hatim, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam  bersabda "Barangsiapa dari kalian yang mampu berlindung diri dari api neraka walaupun hanya dengan sebutir tamr, maka lakukanlah". (HR. Muslim no.1016, HR. Bukhari no.6023, dan HR At-Tirmizdi no.2415).

5). Cara Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam  memakan kurma :

- Mencampur dengan keju, dalam HR. Abu Dawud no.3837 dan Ibnu Majah no.3343
Imam ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa zubdah(keju) dapat berfungsi melunakan tinja, melemaskan syaraf dan pembengkakan empedu dan kerongkongan. Jika dioleskan gusi bayi, akan mempercepat pertumbuhan gigi.

- Mencampur dengan mentimun, HR. Muslim no.2043, HR. Bukhari no.5440.
Rasa panas yang ada pada kurma dapat menyeimbangkan rasa dingin pada mentimun, karena mentimun agak sulit dicerna di lambung , dingin dan kadang berbahaya. Sungguh pelajaran yang agung dari Rasul kita.

- Memakan kurma dengan semangka, HR. Abu Dawud no. 3836.

- Menganjurkan berbuka puasa dengan kurma basah (ruthab), kalau tidak ada dengan kurma kering, kalau tidak ada dengan meminum air seteguk demi seteguk. HR Abu Dawud no.2356.

     Hadits ini mengandung hikmah agung secara kesehatan,yang diperlukan oleh orang yang berpuasa adalah zat gula yang mudah diserap oleh darah, lambung dan usus. Zat gula (glukosa dan fruktosa) memerlukan waktu 5-10 menit untuk diserap dalam usus manusia ketika dalam keadaan kosong. Sehingga waktu tersebut dapat digunakan sementara untuk menjalankan sholat maghrib.

- Melarang memakan kurma bagi orang yang baru sembuh dari sakit,HR. Abu Dawud no.3856.

- Boleh memakan kurma meskipun sakit mata, HR. Ibnu Majah no.3343.

- Memerintahkan jangan membuang kurma yang di dalamnya terdapat ulat, namun membersihkannya, HR. Abu Dawud no.3832.

6). Kurma sangat baik untuk menjadi bekal, bahkan pada waktu perang. HR. Muslim no.1910.

7). Kurma untuk mentahnik bayi, HR. Al Bukhari no. 5467,3909,5469,5470 dan Muslim no. 2145,2146.

     Tahnik adalah mengunyah sesuatu kemudian meletakkannya di langit-langit mulut si bayi. Imam Nawawy rahimahullah dalam kitab syarah Muslim menjelaskan bahwa:

- Anjuran mentahnik bayi yang baru dilahirkan adalah sunnah, berdasarkan ijama'.
- Hendaknya yang mentahnik adalah orang yang shalih, baik laki-laki maupun perempuan.
- Lebih utama mentahnik dengan kurma.
- Memberikan kesempatan kepada orang yang shalih untuk memberi nama.

8). Disunahkan memakan kurma sebelum berangkat untuk Idul Fitri dalam jumlah ganjil, HR Bukhari no.953 dan Ibnu Majah no. 1354.

9). Sebagian dari Kurma dapat dijadikan arak, dimana ia telah diharamkan dalam Islam, HR Bukhari no.2431 dan HR. Muslim no. 1071.

     Kita telah mengetahui apa itu kurma dan penjelasannya di dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah. Untuk melengkapi pengetahuan kita tentang kurma, kali ini kita lihat manfaat kurma dari tinjauan medis modern :

1. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan membantu melancarkan saluran kencing(dengan cara merebusnya), karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim tatkala melahirkan.

Penelitian terbaru menyatakan bahwa kurma basah (ruthab) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika dipompa ke pembuluh nadi).

2. Kurma basah (ruthab) juga mencegah terjadinya pendarahan pada wanita saat melahirkan dan mempercepat pengembalian posisi rahim seperti semula. Hal ini disebabkan adanya hormone oxytocine.

3. Dapat menenangkan sel-sel syaraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok.

4. Buah kurma dapat mencegah stroke, karena mengandung unsur kalium yang tinggi yang dibutuhkan untuk mengatur denyut nadi jantung, mengaktifkan kontraksi otot dan membantu mengatur tekanan darah.

Para peneliti membuat postulat hanya dengan makan satu jenis ekstra kalium (minimal 400 mg/hari) dapat menurunkan resiko terkena stroke sampai 40%. Itu artinya sama dengan makan tamr sekitar 65 gram saja atau setara dengan lima butir kurma.

5. Kurma juga mengandung salisilat yang dikenal sebagai bahan baku aspirin, obat pengurang rasa sakit dan demam, dan dapat mempengaruhi prostate gland (kelompok asam lemak hidroksida yang merangsang kontraksi otot, menurunkan tekanan darah).

6. Buah kurma mengandung banyak zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti kalsium dan potassium. Ia meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengonsumsi protein seperti ikan dan telur.

7. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolism lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit dan menenangkan sel-sel syaraf.

Komposisi dan Kandungan Gizi Kurma

     Kandungan karbohidratnya berkisar sekitar 60% pada ruthab(kurma basah) - dan 70% pada tamr (kurma kering), 20% protein,3% lemak dan sisanya merupakan zat garam mineral dan besi.. Kebanyakan varietas kurma mengandung gula glukosa (jenis gula dalam darah) dan fruktosa (jenis gula yang terdapat dalam sebagian besar buah-buahan).

     Dalam setiap 100 gr kurma kering terkandung vitamin A 90 IU, tiamin 93 mg, riboflavin 114 mg, niasin 2 mg dan kalium 667 mg. Zat-zat gizi itu berfungsi membantu melepaskan energy, menjaga kulit dan syaraf agar tetap sehat serta penting untuk fungsi jantung.

     Tabel selengkapnya nilai nutrisi buah kurma kering (dalam 100 gr) dari makalah fruits of warm climates oleh Morton J, hal 5-11, 1987 di  www.hort.purdue.edu :

















sumber
Lanjut »»  

Ciri-ciri Praktek kedokteran Nabi yang benar

Menurut Dr ja’afaar Khadiim Yamani Ciri-ciri Praktek kedokteran Nabi yang benar adalah:

1. Seorang dokter tidak bertindak ataupun mengunakan cara-cara yang bertentangan dengan Al-quran dan Hadits.

2. Tidak mengunakan bahan haram.

3. Pengobatan yang dilakukan tidak mencacatkan tubuh, kecuali sangat terpaksa dan seijin pasien.

4. Pengobatan tidak berbau tahayyul maupun khurafat .

5. Para pengobat harus mengetahui Ilmu Tubuh manusia dan ilmu pengobatan dan efek samping obat yang diberikan kepada pasien dengan Baik.

6. Seorang dokter harus menjauhkan diri dari iri ,riya’ ,’ujub,sombong dan tidak boleh melakukan pemerasan kepada Pasien.

7. Seorang dokter harus berpakaian rapi dan bersih sebaiknya berwarna putih.

8. Pusat pelayanan kesehatan hendaknya ditata menarik, rapi dan bersih.

9. Menghindari lambang-lambang yang merupakan pemujaan terhadap simbol yahudi dan nasrani.

Jika kita menemui seorang thabib yang mengaku menjalankan praktek kedokteran nabi hendaknya kita perhatikan 9 syarat diatas.
Rasululah Saw mengajarkan pengobatan dengan benar dan hati-hati,rasional dan mengutamakan pasien.

Metode kedokteran Ala Rasullulah SAW …

Rasulullah Saw dengan berdasarkan konsep “HALALAN THOYIBAN”(Assegaf Dr.Moh Ali Toha, Smart healing,kiat hidup sehat menurut Nabi,Pustaka Al Kautsar,2007).

Didalam buku ini ada beberapa metode kedokteran ala Rasulullah SAW. seperti :

1. HIJAMAH/BEKAM, terapi menyentuh yang sakit,urut,refleksi.Rasulullah SAW bersabda :
”Pada malam aku di isra’kan aku tidak melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka berkata, “Wahai Muhammad,suruhlah umatmu melakukan hijamah.” (Shahihu 1 Jami:5671).
Rasulullah SAW bersabda :” Kesembuhan ada pada tiga macam : meminum madu,sayatan alat hijamah dan sundutan api,namun aku melarang umatku melakukan sundutan api.”(HR.Bukhari,Ath Thibb,Juz 1 hal.5680).

2. Al Khustul bahri,Al Habatusaudah,Al assabah (Madu), dan obat-obat alami, tanaman disekitar kita misalnya : kencur, jahe, temulawak, buah dewa,buah-buahan, sayur-sayuran dsb.
Beberapa jenis obat yang disebut dalam Al-qur’an da As-Sunah :

- Kurma :”Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu,niscaya pohon-pohon itu akanmenggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,maka makan,minum,dan bersenang hatilah kamu.” (Maryam :25-26).

- Tajin Gandum (Rasulullah selalu menganjurkan orang sakit minum tajin ini agar memperbaiki kekuatan si sakit).

- Gandum (Mempunyai sifat panas & kering, utk melancarkan pencernaan meningkatkan stamina).

- Habbatussauda (Jintan Hitam) : “Hendaklah kamu menggunakan habatusauda karena sesungguhnys padanya terdapatpenyembuhan bagi segala penyakit kecuali kematian” ( H.R Al-Bukhari,5688Dan Muslim,5896 ).

- Madu :”Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macan warnanya,didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia”(QS An-Nahl :69)

- Air Zam-Zam :Beberapa Hadis Rasulullah mengenai Zam-Zam. :”Sumur Zam-Zam adalah sumur yang digali oleh Jibril clan air minion yang disediakan Allah untuk Ismail a.s.”Sebaik-baik air dipermukaan bumi ialah air Zam-Zam.

Padanya terdapat makanan yang bermanfaat; minuman yang menyegarkan, serta penawar dan penyembuh berbagai penyakit “ ”Air Zam-Zam tergantung niat /maksud yang meminumnya “
 
Kemudian Rasulullah mengajarkan doa ketika meminum air Zam-Zam :
“Allahumma innii asaluka ilmanna fiau warizqau waasiau wasyifaan minkulli daai”.
Yaa Allah, berikanlah kepada ku ilmu yang berguna, rezeki yang luas, kesembuhan dari segala penyakit “.

- Buah Thin,Zaitun,Cuka,jahe,Sayuran (As-Silq),SUSU,Kayu Siwak.

3. Ar Rukyah : Bacaan-bacan yang dilafazkan dari Al-Quran & As sunah as-sohihah,dan bukan dari yang lain.

Lanjut »»  

2012/12/15

Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW

      Kesehatan adalah nikmat termahal yang diberikan oleh Allah Swt. Apalah artinya kekayaan yang dimiliki seseorang, jika ia tidak memiliki tubuh yang sehat. Sehat disini tidak hanya sehat secara fisik, namun sehat secara ruh sehingga dengan dua kesehatan tersebut, setiap muslim mampu melaksanakan aktivitas ibadah kepada Allah Swt dengan sebaik-baiknya. Bahkan Rasulullahpun pernah bersabda bahwa:

 “Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah Swt. daripada orang mukmin yang lemah. Pada masing-masing memang terdapat kebaikan. Capailah dengan sungguh-sungguh apa yang berguna bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu menjadi orang yang lemah. Apabila kamu tertimpa suatu kemalangan, maka janganlah kamu mengatakan, ‘Seandainya tadi saya berbuat begini dan begitu, niscaya tidak akan menjadi begini dan begitu.’ Tetapi katakanlah, ‘lni sudah takdir Allah dan apa yang dikehendaki-Nya pasti akan dilaksanakan-Nya.’ Karena sesungguhnya ungkapan kata 'law' (seandainya) akan membukakan jalan bagi godaan setan.’” (HR. Muslim, Ibnu Majah dan Imam Ahmad).

       Rasulullah adalah pribadi yang jarang sekali sakit. Karena beliau sangat menjaga sekali kesehatan beliau. Dengan banyaknya aktifitas dakwah tidak menjadikan beliau lemah, akan tetapi justru bertambah kuat dan bersemangat. Ada beberapa hal ditekankan oleh Rasulullah saw mengenai kesehatan yakni; kesehatan ruh dan kesehatan fisik haruslah seimbang. Dua jenis kesehatan ini merupakan pondasi  bagi setiap muslim dalam rangka beribadah kepada Allah SWT.

Kesehatan Fisik (Jasmani)

      Fisik merupakan sumber penggerak setiap aktivitas seorang muslim. Tanpa fisik yang kuat, mustahil manusia dapat melakukan apapun di dunia ini. Islampun telah mengajarkan manusia untuk  menjaga fisik sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasululullah diantaranya:

Memilih makanan yang halal lagi baik: Islam mengajarkan kita untuk memilih  makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia. Memperhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh, kebersihan makanan, layak atau tidak  untuk dikonsumsi, dan tentunya dilihat juga dari segi kehalalannya. Sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl : 114 yang berbunyi; “ Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya”.

Tidak Makan dan minum secara berlebihan: Makan dan minum berlebihan juga akan merusak organ tubuh kita, karena masing-masing bagian organ tubuh manusia memiliki porsinya sendiri-sendiri. Rasulullah  mengatakan bahwa makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Bahkan Rasulullah mengajarkan manusia untuk mengisi perutnya dengan porsi yang seimbang yakni;  sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiganya lagi untuk bernafas.  Sebagaimana penjelasan hadist Rasulullah sebagai berikut ini:

“Jauhilah olehmu mengisi perut dengan penuh terhadap makanan dan minuman, sebab mengisi perut dengan penuh akan membahayakan tubuh dan menyebabkan malas shalat dan pertengahanlah kalian dalam kedua hal tersebut karena sesungguhnya hal ini lebih baik bagi tubuh, dan menjauhkan diri dari berlebih-lebihan.” (H.R. Bukhari).

Di pagi hari, Rasulullah saw membuka menu sarapannya dengan air dingin yang dicampur dengan madu. Dalam Al Qur'an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh, menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Pada dasarnya madu bisa menjadi obat atas berbagai penyakit. Madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus, dan menyembuhkan sembelit, wasir, luka bakar, dan peradangan.
Menjelang siang, tujuh butir kurma ajwa (matang) menjadi kebiasaan Rasulullah SAW. Beliau pernah bersabda, "Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun." Hal ini terbukti ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang Khaibar, racun yang tertelan oleh beliau kemudian bisa dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Sementara itu Bisyir ibu al Barra', salah seorang sahabat yang ikut makan racun tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah SAW selamat dari racun tersebut. Rahasianya adalah tujuh butir kurma yang biasa dikonsumsi Rasulullah SAW.

Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Tentu saja tidak hanya cuka dan minyak zaitun, tetapi dikonsumsi dengan makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantara mencegah lemah tulang, kepikunan, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol, dan melancarkan pencernaan.

Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur- sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit.

Setelah makan malam Rasulullah tidak langsung tidur. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan mudah dicerna. Caranya bisa juga dengan shalat. Rasulullah saw bersabda: "Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras."
  
Sejak kita dilahirkan sudah ada sosok yang harus menjadi panutan kita dalam bertindak dalam keadaan apapun. Dialah Rasulullah Muhammad SAW. Sehendaknya kita bisa meneladani dan meniru segala kebiasaan beliau. Termasuk dalam hal pola makan, karena pola makan Rasulullah lah yang terbaik. Untuk itu pula Rasulullah SAW, menerapkan pola makan yang baik bagi umatnya.

 “Barang siapa yang mengikuti sunahku, berarti dia cinta kepadaku. Dan barang siapa yang cinta kepada ku, maka akan masuk surga bersamaku”.

Berikut pola makan yang baik, yang diterapkan oleh beliau:
1). Membaca basmalah (bismillaahirrahmannirrahim) ketika hendak makan, dan mengucapkan hamdalah (alhamdulillah) ketika selesai makan.

2). Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan.

3). Makanlah ketika lapar, dan berhentilah ketika kenyang.

4). Rasulullah melarang seseorang makan sambil bersandar karena membahayakan kesehatan dan mengganggu pencernaan lambung. Posisi duduknya yaitu kaki kanan menekan lambung dan kaki kiri kita duduki, hal ini akan menjaga keseimbangan komposisi lambung yaitu 1/3 makanan 1/3 udara dan 1/3 lagi air. Serta lebih hemat karena jatah makan untuk 2 orang bisa dimakan 4 orang dan seterusnya.

5). Tidak bernafas dalam gelas/air, dan meniup makanan/minuman.

6). Makan dengan tiga jari, dengan tiga jari berarti kita telah bersikap seimbang. Sebagaimana dikatakan bahwa makan dengan lima jari menunjukkan kerakusan, sedangkan makan dengan satu atau dua jari menunjukkan kesombongan dan keangkuhan.

7). Mendahulukan makan buah-buahan sebelum memakan makanan utama.

8). Menutup makanan dan minuman di atas meja. Nabi mewajibkan menutup makanan untuk melindunginya dari pencemaran, sebagaimana dinyatakan dalam hadits Nabi saw : ”Tutuplah wadah tempat makanan dan minuman, karena dalam satu tahun ada satu malam yang di malam itu turun wabah dari langit. Wabah itu tidak menjumpai wadah yang terbuka melainkan akan ada sebagian dari wabah itu yang mengenai wadah itu”.

9). Mencuci mulut (berkumur) sebelum dan setelah makan.

10). Menjilati jari dan tempat makan, Menjilati tempat bekas makan akan sangat membantu pencernaan. Rasulullah saw sendiri menjilati jari beliau setelah makan. "Beliau bersabda: Apabila salah seorang di antara kalian selesai makan, hendaklah dia tidak membersihkan tangannya sehingga menjilatinya."(HR. Bukhori, Muslim, Ahmad, Tabrani). Hal itu menunjukkan adanya perintah untuk tidak meninggalkan sisa makanan di tempat makan.

11). Kombinasi makanan, nah, ini yang mesti diperhatikan buat antum-antum sekalian, Nabi melarang menggabungkan antara Susu dan Ikan, Cuka dan Susu, Cuka dan Ikan, Buah dan Susu, Cuka dan Nasi, Delima dengan Tepung, Kubis (kol) dengan Ikan, Salad dengan Ikan, bawang putih dengan bawang merah, makanan lama dengan makanan baru, makanan asam dengan makanan pedas, makanan panas dengan makanan dingin.

12). Tidak tidur setelah makan, Nabi menganjurkan seseorang berjalan-jalan setelah makan malam. Tapi bisa juga digantikan oleh shalat. Hal ini dimaksudkan agar makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan tepat sehingga bisa dicerna dengan baik.

13). Makan bersama-sama/tidak sendiri (kecuali memang lagi sendirian). Hal ini menyebarkan sekaligus menciptakan nuansa penuh kasih sayang dan rasa saling mencintai yang tentunya akan memberi nilai positif bagi selera makan.

14). Tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu panas dan minuman yang terlalu dingin.

15). Tidak mengkonumsi daging setiap hari. Diriwayatkan oleh Imam Turmudzi dari Aisyah ra, dia mengatakan bahwa bagian lengan atas adalah daging yang paling disukai Nabi. Namun beliau tidak memakan daging setiap hari. Maka yang tersisa ditangguhkan untuk keesokan harinya.

16).  Tidak memakan buah ketika baru sembuh dari sakit, Diriwayatkan dari Ummu Al-Mundzir binti Qais, seorang wanita Anshar. Dia mengatakan:  
‘Rasul datang kepadaku bersama Ali yang waktu itu baru sembuh dari sakit. Kebetulan waktu itu kami punya buah yang masih tergantung di pohonnya. Rasul pun berdiri dan dan memetik buah dan memakannya. Ali juga ikut memetik, namun ketika akan memakannya, Rasul mencegah dan berkata: “Jangan Ali, kamu baru sembuh dari sakit.” Ali pun mengurungkan niatnya. Maka aku membuat roti dan makanan yang direbus dan membawakannya pada mereka. Maka Rasul pun berkata pada Ali, “Makanlah ini. Ini lebih baik untukmu”’ (HR. Abu Dawud).

17). Menghormati budaya dan tradisi makan yang ada di tempat kita makan, dengan maksud dilarang menghina dan membenci makanan, sekalipun itu makanan yg tidak biasa kita makan, atau diluar kebiasaan kita.

18). Tidak pernah menolak undangan makan, Rasul tidak pernah menolak undangan makan apapun selama makanan yang dihidangkan itu halal, meskipun makanan itu sangat murah.

Berolah Raga : Olah Raga merupakan cara untuk merenggangkan otot-otot yang kaku. Dalam Islam olah raga sebetulnya sudah kita lakukan setiap lima waktu dalam sehari semalam yakni sholat lima waktu. Selain itu, di zaman Rasulullah saw, olah raga yang beliau ajarkan adalah memanah, berkuda dan berenang. Tidak hanya dijadikan sebagai keahlian seorang muslim, akan tetapi ketiga jenis olah raga tersebut dapat memberi kebugaran dan kesenangan juga. Sebagaimana dilansir dalam sebuah hadist ; “Ajarkanlah putra-putramu berenang dan memanah” (H.R Ath-Thahawi).

Kemudian pada hadist lain juga disebutkan tentang berkuda dan memanah: “Uqbah Ibnu Amir ra berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW di atas mimbar membaca (artinya ; Dan siapkanlah kekuatan dan pasukan berkuda untuk menghadapi mereka sekuat tenagamu-ayat, ingatlah bahwa kekuatan itu adalah memanah, ingat bahwa kekuatan itu adalah memanah” (HR.Riwayat Muslim).

Menjaga Kebersihan: Kebersihan mencirikan orang yang sehat. Islam mencintai kebersihan. Menghadap Allahpun kita diajarkan untuk senantiasa berwudhu, lalu baru menyembah Allah. Dengan menjaga kebersihan, maka kita akan terhindar dari berbagai macam penyakit fisik.

Membiasakan bangun pagi: Bangun pagi yang diajarkan oleh Islam adalah ketika setiap muslim dituntut untuk menunaikan sholat shubuh berjama’ah. Selain mendapat keberkahan dari  Allah swt dan malaikat, bangun pagi juga dapat memberikan udara yang segar bagi paru-paru manusia. Orang yang biasa bangun pagi dan tidak tidur kembali setelah sholat shubuh akan memiliki  tulang yang kuat dan sehat. Seorang peneliti Universitas Roehampton Inggris menyimpulkan bahwa bangun pagi membuat tubuh lebih sehat, mood menyenangkan, dan memiliki indeks massa tubuh ideal. “Mereka yang bangun pagi cenderung lebih sehat dan lebih bahagia,” ujar Dr Joerg Huber, peneliti, dikutip Telegraph.

Para pakar kesehatan juga menyatakan bahwa udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat-zat lain, sehingga sangat bermanfaat untuk optimalisasi metabolisme tubuh. Hal ini jelas sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas seseorang dalam aktivitasnya selama seharian penuh.Contohlah Rasulullah, yang setiap subuh selalu mendapat asupan udara segar. Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan qiyamul lail. 
Biasanya orang yang memulai kehidupan di pagi hari dengan bangun subuh, akan menjalani hari dengan penuh semangat dan optimisme. Berbeda dengan orang yang tidak bangun di subuh hari, biasanya lebih mudah terserang rasa malas untuk beraktivitas.Untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya pada pagi hari, Rasulullah SAW biasa memakai siwak. Siwak mengandung flour yang sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi. Mulut dan gigi merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam konsumsi makanan. Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu.

Berpuasa: Puasa adalah salah satu cara untuk mengontrol makanan dan minuman yang masuk ke tubuh kita. Dengan berpuasa, lambung akan teratur dalam menerima makananan. Kemudian puasa juga dapat membersihkan lambung dari racun tubuh yang membahayakan. Saat kita berpuasa organ (lambung) tubuh kita bisa beristirahat sejenak dari aktivitas mencerna makanan.

Kesehatan Ruh (Rohani)

Menjaga kesehatan ruh tak kalah pentingnya dengan kesehatan fisik. Setiap muslim dapat menghadapi berbagai macam permasalahan dengan baik, ketika ia memiliki ruh yang kuat. Ruh yang kuat bisa diperoleh sejauh mana kedekataan setiap muslim kepada Allah SWT.  Rasulullah pun telah mengajarkan kepada kita untuk menjaga ruh dengan cara sebagai berikut:
Selalu berbaik sangka kepada Allah SWT. Orang yang senantiasa berbaik sangka kepada Allah Swt, niscaya akan diberikan segala sesuatu sesuai dengan persangkaannya kepada Allah. Pikirannya selalu positif, terhindar dari stress. Karena ia yakin pemberian Allah adalah pemberian yang terbaik. Selalu menghindari prasangka buruk sebagaimana Firman Allah sebagai berikut: “ Wahai Orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa, ……”(Qs.Al-Hujarat:12). 

Selalu mengawali dan mengakhiri aktifitas dengan berdoa: Doa adalah sebagai wujud rasa syukur dan penghambaan kita kepada Allah. Manusia yang senantiasa berdoa akan selalu diberi ketenangan dan kekuatan dalam hatinya. Mengendalikan Amarah: Amarah banyak menghabiskan energi manusia, mendatangkan penyakit, bahkan ada yang menyebabkan kematian, karena tidak mampu mengendalikan amarahnya. Oleh karena itu betapa pentingnya menjaga amarah sampai Rasulullahpun mengulang-ulang beberapa kali tentang hal ini. Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadist Hadist Arba’in ke 16 mengatakan bahwa:
 
“ Dari Abu Hurairah  ra. Bahwa; “Seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW;”Berilah  wasiat kepadaku”. Nabi SAW bersabda; “Janganlah engkau marah”.Lalu ia meminta nasehat lagi sampai beberapa kali. Sabdanya: “Janganlah engkau marah.(HR.Imam Bukhari).

Tidak iri dengan keberuntungan orang lain: Sikap iri selalu membuat manusia sesak dada, sakit, dan tak pernah tenang. Dengan menyadari bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing  yang diberikan oleh Allah Swt adalah cara terbaik untuk mensyukuri nikmat-NYA. Tidak dipusingkan oleh urusan duniawi: Manusia yang senantiasa sibuk dengan urusan-urusan duniawi sehingga ia lupa bahwa ada urusan yang lebih penting dari pada urusan dunia adalah negeri akhirat yang abadi, maka ia akan lalai mengingat Allah Swt. Orang yang lalai mengingat Allah akan jauh dari kebahagiaan.

Allah menjelaskannya dalam ayat Al-Qur’an yang artinya sebagai berikut:

Ketahuilah oleh kalian, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan di antara kalian serta berbangga-banggaan dengan banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang karenanya tumbuh tanam-tanaman yang membuat kagum para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning lantas menjadi hancur. Dan di akhirat nanti ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan- Nya. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (Al- Hadid: 20)

Kemudian Rasulullah saw pun memperkuat tentang dunia yang hanya tipuan belaka, ibarat sebagai persinggahan manusia sebelum menuju negeri akhirat. Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau bahkan seperti orang yang sekedar lewat (musafir).” (Hadits Riwayat Al-Bukhari no. 6416). 

Sehat itu anugerah terindah yang diberikan Allah kepada kita, maka jaga lah apa yang telah dianugerahkan dan selalu bersyukur akan yang telah diberikan. Yang saya sharing masih terlalu sedikit untuk kita terapkan, namun apa salah nya kita saling memberitahukan ilmu yang bermanfaat kepada sesama muslim dan orang banyakk, masih banyak contoh-contoh pola hidup Rasulullah lainnya yang mesti nya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,  maka berbanggalah kita yang memiliki seseorang yang bisa kita jadikan panutan di dalam hidup kita yang berharga ini. Sekian 

(Dari berbagai sumber : Andy Juliandi)


Lanjut »»  

Membaca Denyut Nadi

     Menurut Sim Kie Jie (2002:301) diagnosa penyakit melalui perabaan (palpasi) denyut nadi telah dilakukan manusia sejak zaman dahulu. Pada awalnya perabaan nadi dilakukan pada beberapa organ tubuh antara lain: leher, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki. Namun demikian perabaan pergelangan tangan lebih sering digunakan dan berkembang hingga sekarang.
      Nadi timbul akibat jantung mendorong darah di dalam nadi, karena itu gerakan nadi berhubungan langsung dengan jantung. Denyutan nadi juga berhubungan dengan organ-organ tubuh yang lain, seperti paru-paru, limpa, lambung, hati dan ginjal. (Sim Kie Jie, 2002:302).
      Perubahan yang terjadi pada organ-organ  tubuh akan berpengaruh terhadap perubahan pada denyut nadi di dalam tubuh yang sekaligus memberikan gambaran terhadap kondisi tubuh serta kelainan-kelainan yang terjadi. Melalui nadi kita juga dapat memantau perkembangan penyakit serta memperkirakan prognosis-nya.


Pembagian nadi dan penentuan penyakit
 
Nadi yang normal akan berdenyut antara 60-80 kali permenit atau sama dengan empat kali per setiap respirasi (satu kali menarik dan satu kali mengeluarkan udara). (Sim Kie Jie, 2002:206). Denyutan nadi normal tidak terlalu mengambang dan tidak terlalu dalam, berdenyut tenang, bertenaga dan teratur.
Nadi yang tidak normal dikenal dengan nadi patologis (nadi yang memanifestasikan adanya suatu penyakit). Nadi seperti ini dibagi menjadi beberapa macam. Para ahli kesehatan akupunktur memiliki pendapat yang berbeda-beda mengenai banyaknya nadi patologis tersebut.
Dalam pandangan ahli herba (herbalis) penentuan penyakit melalui denyut nadi ini didasarkan pada tingkat kelajuan (kecepatan), kedalaman dan kekuatan denyutan. Berikut adalah pembagian penentuan penyakit berdasarkan denyut nadi:

Kelajuan nadi

Berdasarkan kelajuannya denyut nadi dibagi menjadi dua macam yaitu:
a) Denyut nadi perlahan
        Nadi yang berdenyut perlahan menunjukkan unsur air (sejuk) yang terdapat dalam tubuh. Dalam kondisi seperti ini nadi berdenyut lebih pelan dibandingkan dengan denyut nadi biasa (normal). Semakin pelan denyutannya berarti semakin tinggi unsur air (sejuk) yang terdapat dalam tubuh.
b) Denyut nadi cepat
Nadi yang berdenyut cepat menunjukkan unsur api (panas) yang terdapat dalam tubuh. Semakin cepat denyutan berarti semakin banyak unsur panas (api) yang terdapat dalam tubuh.

Kedalaman nadi
 
a) Nadi atas
Denyutan nadi seperti ini bisa diketahui dengan merasakan denyutan hanya dengan melalui tekanan yang ringan. Denyutan akan hilang jika kita menekan (pergelangan) terlalu kuat (dalam).
        Nadi atas menunjukkan gejala kekurangan tenaga pada buah pinggang (ginjal).
Tanda-tanda yang biasa muncul antara lain: sakit kepala, bunyi berdengung dan berdesing dalam telinga, hotfluses (muka dan leher menjadi merah).
Nadi atas juga menunjukkan unsur YANG dalam paru-paru. Keadaan seperti ini biasanya ditandai dengan adanya batuk-batuk yang merupakan gejala penyakit asma.
b) Nadi dalam
Denyutan nadi tidak nampak dengan sentuhan ringan.denyutan nadi baru terasa setelah mendapatkan tekanan (tangan) yang keras. Nadi dalam menunjukkan tanda-tanda seperti keletihan, prolap, cirit-birit atau diare (mencret), incontinence dan keputihan.

Kekuatan nadi
Denyut nadi pada tangan kanan dan kiri akan menunjukkan tanda-tanda pada organ tubuh yang berbeda. Tangan kanan menunjukkan tanda-tanda pada: limpa (spleen), perut, paru-paru dan ginjal kanan. Sedangkan denyut nadi kiri menunjukkan kelainan pada hati, jantung, dan ginjal kiri.
    Berdasarkan kekuatan denyutannya, nadi dibagi menjadi dua macam yaitu:
a) Nadi kuat (penuh)
Nadi seperti ini bisa dikenali dengan merasakan adanya denyutan pada ketiga jari yang kita tempelakan pada bagian atas pergelangan tangan.
Nadi kuat menunjukkan adanya kualitas gelombang yang agresif serta kandungan unsur yang berlebihan.
b) Nadi lemah (kosong)
Nadi yang lemah menunjukkan tubuh kekurangan unsur.

Kemahiran Menentukan Penyakit Melalui Nadi
      Dalam memperlajari perabaan nadi, selain perlu mempelajari teori, yang lebih penting adalah prakteknya. Tanpa praktek perabaan nadi, tidak mungkin bisa dipelajari dengan baik atau bahkan tidak akan berhasil sama sekali. Hal penting lainnya dalam melakukan perabaan nadi adalah adanya sensibilitas jari dan konsentrasi dari pemeriksa.
      Berikut ini adalah cara melakukan perabaan nadi:
1.Sebelum dilakukan perabaan hendaknya pasien dianjurkan untuk istirahat sebentar.
2.Tangan pasien secara horisontal diletakkan setinggi jantung dengan telapak tangan mengarah ke atas.
3.Gunakan tiga jari yaitu jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis untuk melakukan perabaan. Yang menyentuh nadi hendaknya adalah bagian ujung jari.
4.Lakukan perabaan dengan menekankan jari melalui tiga kekuatan tekanan yaitu: tekanan ringan, tekanan sedang, dan tekanan kuat.
Selama proses pemeriksaan, napas pemeriksa harus teratur, emosi dalam keadaan tenang, sikap baik dan berkonsentrasi penuh. (Sim Kie Jie, 2002:306).

Lanjut »»